Sabtu, 12 April 2014

BIBLIOGRAFI



·         Pengertian Bibliografi
Bibliografi berasal dari bahasa yunani yaitu “biblion” yang berarti buku dan “graphien” yang berarti menulis. Jadi secara etimologis, berarti penulisan buku. Bibliografi dapat diartikan sebagai teknik sistematik untuk membuat daftar deskriptif cantuman tertulis atau yang diterbitkan (terutama buku dan bahan pustaka sejenis). Maka bibliografi merupakan daftar yang dihasilkan dari kegiatan tersebut. Bibliografi dibagi menjadi tiga cabang yaitu :
-          Bibliografi Sistematik atau Enumerative
Bibliografi sistematik merupakan hasil kajian terhadap buku dengan hasil entri buku yang tersusun secara logis serta susunan bermanfaat untuk keperluan referens atau studi. Dengan kata lain, bibliografi sistematik merupakan pendaftaran buku dengan rincian minimum. Tujuan bibliografi sistematik adalah menyusun dan mendaftar informasi mengenai buku serta pustaka yang terkait dalam susunan logis atau susunan yang bermanfaat. Untuk penyusunan bibliografi ini dilakukan semacam pemilihan mengenai apa saja yang akan dicakup. Bibliografi sistematik ini merupakan dasar bagi bibliografi lainnya karena menyaratkan perlunya kajian atau pemeriksaan terhadap buku sehingga seorang bibliographer memperoleh informasi dasar menyangkut pengarang, judul, edisi, tahun terbit, tempat terbit, nama penerbit dan sebagainya.
-          Bibliografi Analitis atau kritis
Bibliografi analitis mencakup kegiatan penelitian atas sifat fisik sebuah buku. Dari penelitian tersebut seringkali dapat menghasilkan cukup keterangan mengenai pembuatan dan sejarah buku seperti edisi, tahun terbi, jumlah halaman serta pemeriksaan fisik. Bila dari sebuah banyak tidak ditemukan data, bibliographer melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui informasi mengenai pengarang buku, edisi, tahun terbit, dan tempat terbit.
-          Bibliografi historis
Bibliografi historis merupakan kajian terhadap buku sebagai sebuah objek seni, menyangkut seni tulis, percetakan, iluminasi, dan penjilidan. Seseorang bibliographer pernah berkata bahwa untuk mengkaji secara kritis terbitan, seperti drama abad 16, khotbah dari abad 17, “plate book” dari abad 19, novel abad 19 atau majalah abad 20 harus memahami dulu situasi pencetakan pada masa itu , kedudukan pengarang atau penerbit, jalur terdistribusi buku, serta situasi social dan budaya pada masanya. Maka bibliografi historis merupakan usaha untuk memahami milieu buku dalam konteks dunia buku, kondisi social dan dunia pada itu.
·         Macam-Macam Bibliografi
Terbitan bibliografi sering tidak menggunakan kata bibliografi. Beberapa contoh ada yang menggunakan index, catalog dan sebagainya. Namun pada hakikatnya terbitan yang dimaksudkan adalah sebagai bibliografi. Macam-macam bibliografi yaitu :
-          Bibliografi universal termasuk catalog tercetak dari perpustakaan nasional yang besar
-          Bibliografi nasional
-          Bibliografi niaga termasuk cantuman perdagangan buku serta catalog niaga
-          Bibliografi selektif atau elektif
-          Bibliografi incunabula(buku langka)
-          Bibliografi karya anonym dan pseudonym
-          Senarai majalah termasuk daftar majalah yang masih terbit, senarai majalah retrospektif dan daftar lokasi
-          Daftar tesis
-          Bibliografi subjek termasuk indks dan abstrak
-          Bibliografi pengarang
-          Bibliografi dari bibliografi

·         Kegunaan Bibliografi
Dahulu ilmuwan mampu mengikuti perkembangan buku dalam bidangnya. Ilmuwan mampu memutakhirkan koleksi dan memperoleh informasi lengkap mengenai literatur akhir dalam bidangnya. Namun dengan berkembangnya produksi buku, hal tersebut semakin lama semakin sulit dilakukan. Maka ilmuwan memerlukan bantuan bibliografi karena bibliografi memungkinkan akses cepat dengan mudah terhadap informasi vital mengenai perkembangan berbagai cabang pengetahuan.
Perpustakaan tidak dapat berfungsi dengan baik bila tidak memiliki sarana bibliografis berupa bibliogarafi. Bibliografi secara tidak langsung mempromosikan pendayagunaan buku dan bahan pustaka lainnya atau mempromosikan aplikasi yang bermanfaat dari ilmu pengetahuan.
Bibliografi digunakan untuk memperlancar tugas-tugas pelayanan pustakawan kepada user, tugas bibliografi sendiri adalah untuk mendaftar atau menginventarisasi semua jenis penerbitan yang ada, baik berupa media cetak maupun media rekaman lainnya. Bagi pengguna perpustakaan bibliografi memberikan petunjuk lengkap tentang terbitan, baik tentang hasil penelitian seseorang atau kelompok orang atau mengenai suatu subjek tertentu.
·         Cara Penyusunan Bibliografi
-          Nama pengarang diurutkan berdasarkan urutan abjad
-          Jika tidak ada nama pengarang, judul buku atau artikel yang dimasukkan dalam urutan abjad
-          Jika untuk seorang pengarang terdapat lebih dari satu bahan referensi, untuk referensi kedua dan berikutnya, nama pengarang tidak diikutsertakan, tetapi diganti dengan garis sepanjang 5 atau 7 ketikan
-          Jarak antara baris dengan baris untuk satuu referensi adalah satu spasi. Namun, jarak antara pokok dengan pokok lain adalah dua spasi
-          Baris pertama dimulai dari margin kiri. Baris kedua dan seterusnya dari tiap pokok harus dimasukkan kedalam sebanyak tiga atau empat ketikan

·         Contoh Bibliografi
[Nama Penulis], [Tahun Terbitan]. [Judul]. [Tempat Penerbitan]. [Nama Penerbit].

Abdullah Hassan, 1984. Linguistik Am Untuk Guru Bahasa Malaysia. Petaling Jaya. Penerbitan Fajar Bakti sdn. Bhd. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar